Jurusan Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung melalui Ibu Ir. Maria Viva Rini, M.Agr.Sc. Ph.D. (Ketua Jurusan) mengikuti kegiatan Konferensi Internasional Mikoriza (International Conference on Mycorrhiza) yang diselenggarakan di Manchester, Inggris pada tanggal 4 hingga 9 Agustus 2024.
International Conference on Mycorrhizas (ICOM) yang diadakan setiap dua tahun sekali, merupakan agenda rutin dari International Mycorrhiza Society. Kegiatan konerensi ini menjadi wadah bagi para peneliti di bidang Mikoriza dari berbagai belahan dunia, untuk berkumpul dan berkomunikasi serta merajut kerjasama di bidang mikoriza. Konferensi para peneliti Mikoriza ini pertama kali dilakukan pada tahun 1996 di Berkeley – Amerika. Pada tahun 2024 merupakan kegiatan ICOM ke 12 yang diadakan di Manchester, Inggris. Sebelumnya ICOM-11 diadakan di Kota Beijing – China, dan ICOM-13 akan diadakan di Kota Cairn, Australia pada tahun 2026, dan ICOM-14 akan diadakan di Quebac, Canada pada tahun 2028.
Konferensi Internasional Mikoriza ke 12 (ICOM 12) dihadiri oleh lebih dari 500 peserta dari 60 negara, dengan menampilkan para keynote speaker dari pakar-pakar mikoriza ternama di dunia, sementara peserta merupakan mereka yang berprofesi sebagai dosen, peneliti, maupun mahasiswa S2 dan S3. Pada kesempatan kali ini Ibu Ir. Maria Viva Rini, M.Agr.Sc. Ph.D. melakukan pemaparan makalah melalui media poster.
Menurut Ibu Ketua Jurusan, Mikoriza berperan sangat penting dalam pertanian, karena dapat memberikan banyak manfaat bagi tanaman inangnya apabila bersimbiosis dengan akar tanaman. Di Indonesia, mikoriza juga sudah banyak dikenal dan dimanfaatkan di dalam pertanian terutama di perkebunan pada saat pembibitan, bahkan telah banyak beredar produk komersial mikoriza di Indonesia. Maka dari itu, prospek mikoriza sangat cerah di Indonesia.
Sayangnya, minat mahasiswa khususnya mahasiswa program strata 1 (S1) masih sangat rendah dalam penelitian mikoriza. Pengenalan fungi ini (mikoriza) secara intensif baru dilakukan dalam 2 tahun terakhir ini melalui mata kuliah Agensia Hayati dalam Budidaya Pertanian di Jurusan Agronomi dan Hortikultura.
Penelitian mikoriza di Jurusan Agrononomi dan Hortikultura (AGH) sudah cukup baik, fokusnya terutama pada tanaman perkebunan, yaitu kelapa sawit. Saat ini, di Laboratorium Produksi Tanaman Perkebunan sudah tersedia sekitar 35 isolat mikoriza yang telah digunakan oleh peneliti, baik di Jurusan AGH maupun peneliti dari perguruan tinggi lain di Sumatera maupun di Jawa.
Salah satu tujuan dari ICOM adalah untuk menjalin network bagi sesama peneliti mikoriza. Salah satu pakar yang ditemui Bu Maria di ICOM ini adalah Dr. Hassna Founoune dari Senegal. Pasca Konferensi ICOM-12 ini, beliau telah setuju untuk menjadi narasumber dalam kegiatan International Guest Lecture Jurusan Agronomi dan Hortikultira yang akan dilaksanakan pada bulan Oktober 2024 mendatang. Kegiatan tersebut diharapkan akan membawa kemajuan pertanian di Provinsi Lampung. Apabila ada yang berminat untuk melakukan penelitian Mikoriza, silakan datang ke Laboratorium Produksi Tanaman Perkebunan, atau bisa langsung menghubungi Ibu Ir. Maria Viva Rini, M.Agr.Sc., Ph.D.
Reporter dan Editor : Ryano Ramires, M.P
Supervisor Editor : Ir. Maria Viva Rini, M.Agr.Sc., Ph.D



