Kuliah Umum Pengelolaan Gulma di Perkebunan Bersama PT Gunung Madu Plantation

Bandar Lampung – Jurusan Agronomi dan Hortikultura kembali menyelenggarakan kuliah umum bertema “Pengelolaan Gulma di Perkebunan” dengan menghadirkan narasumber dari divisi Crop Protection Research and Development (RnD) PT Gunung Madu Plantation (GMP), yaitu Bapak Saepudin dan Bapak Budi Musdianto. Kegiatan ini memberikan wawasan komprehensif mengenai strategi pengendalian gulma di perkebunan, khususnya pada komoditas tebu yang menjadi fokus utama GMP. Kuliah umum ini dilaksanakan pada Kamis, 27 November 2025 di R A1 Fakultas Pertanian Universitas Lampung.

Dalam pemaparannya, para narasumber mengawali materi dengan penjelasan mengenai sistem budidaya tebu di PT GMP, termasuk tahapan produksi, karakteristik lahan, serta praktik-praktik agronomi yang diterapkan perusahaan untuk menjaga produktivitas tanaman. Penjelasan ini memberikan gambaran menyeluruh mengenai ekosistem budidaya tebu sehingga mahasiswa memahami konteks pentingnya pengelolaan gulma.

Selanjutnya, para pemateri membahas peran RnD dalam pengendalian gulma, mulai dari identifikasi masalah, pengujian efektivitas herbisida, hingga perancangan strategi pengendalian berbasis data lapangan. Bagian ini menegaskan bahwa pengelolaan gulma tidak hanya bergantung pada aplikasi bahan kimia, tetapi memerlukan pendekatan ilmiah dan berkelanjutan.

Materi kemudian dilanjutkan dengan pengenalan jenis-jenis gulma penting di perkebunan tebu GMP, baik dari golongan rumput, teki-tekian, maupun daun lebar. Para narasumber juga menjelaskan faktor-faktor yang memengaruhi dominasi gulma serta dampaknya terhadap pertumbuhan tebu.

Tahapan aplikasi pengendalian gulma turut menjadi fokus pembahasan, mulai dari persiapan lahan, aplikasi pra-tumbuh (pre-emergence), aplikasi purna tumbuh (post-emergence), hingga evaluasi efektivitas pengendalian di lapangan. Pemateri memberikan penekanan pada pentingnya pemilihan waktu aplikasi dan penggunaan dosis yang tepat untuk hasil yang optimal.

Di bagian akhir, kuliah umum ini mengulas penerapan teknologi dalam pengendalian gulma, termasuk pemanfaatan drone spraying, dan sistem pemetaan gulma berbasis citra untuk mendukung keputusan pengendalian. Teknologi tersebut dinilai mampu meningkatkan efisiensi aplikasi serta meminimalkan penggunaan bahan kimia secara berlebihan.

Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari mahasiswa. Dengan adanya kuliah umum ini, peserta memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai tantangan dan solusi pengelolaan gulma di perkebunan tebu modern.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Social Share Buttons and Icons powered by Ultimatelysocial