Wujudkan Kampus Berdampak, AGH Unila Siapkan Kolaborasi dengan Great Giant Food Kembangkan Pertanian Presisi

Bandar Lampung – Jurusan Agronomi dan Hortikultura (AGH), Fakultas Pertanian, Universitas Lampung, melakukan pertemuan awal dengan PT Great Giant Food (GGF) sebagai langkah penjajakan kerjasama di bidang pendidikan dan penelitian. Pertemuan ini menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan dunia industri, khususnya dalam pengembangan dan penerapan teknologi pertanian presisi. Dalam bidang pendidikan, penjajakan kerja sama diarahkan terutama pada penguatan pembelajaran Mata Kuliah Pertanian Presisi. Melalui kerjasama tersebut, mahasiswa diharapkan dapat memperoleh pengalaman dan wawasan yang lebih dekat dengan penerapan teknologi pertanian presisi di dunia industri, termasuk pemanfaatan teknologi sensor, Internet of Things (IoT), drone, pemetaan, serta analisis data pertanian.

Pertemuan dihadiri oleh Ketua dan Sekretaris Jurusan Agronomi dan Hortikultura serta jajaran tim PT Great Giant Food, yaitu Dwi Okiyanto (Agritech Operation Dep Head), Setia Wiguna (Batimetri, Count & Drone Maint. Sub Dep Head), Slamet Wirat Mono (DSM & Drone Spray Sub Dep Head), Isva Ginanda Putra (NDVI SubDep Head), Yessi Carolina (Planning & Analysis SubDep Head), dan Reza Pahlevi (Sensor & IoT SubDep Head). Turut hadir dosen pengampu Mata Kuliah Pertanian Presisi, yaitu Prof. Dr. Paul B. Timotiwu, Prof. Dr. Tumiar Katarina B. Manik, dan Dr. Mareli Telaumbanua. Kehadiran para akademisi dan praktisi tersebut menjadi ruang untuk bertukar perspektif mengenai perkembangan teknologi pertanian presisi sekaligus mengidentifikasi peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan ke depan.

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi terwujudnya kerja sama yang lebih konkret antara Jurusan Agronomi dan Hortikultura Universitas Lampung dan PT Great Giant Food, baik melalui kegiatan pembelajaran, penelitian, pengembangan teknologi, maupun bentuk kolaborasi lainnya. Kolaborasi tersebut juga menjadi salah satu bentuk nyata implementasi Kampus Berdampak, yaitu mendorong perguruan tinggi untuk membangun sinergi yang lebih erat dengan dunia usaha dan dunia industri sehingga proses pendidikan dan penelitian tidak hanya berlangsung di lingkungan kampus, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap kebutuhan dan permasalahan nyata di masyarakat serta sektor pertanian. Melalui sinergi antara kekuatan akademik dan pengalaman industri, Jurusan Agronomi dan Hortikultura Universitas Lampung terus berupaya menghadirkan pembelajaran yang relevan, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu mempersiapkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan pertanian masa depan.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *