Jurusan Agronomi dan Hortikultura Unila Perkuat Kolaborasi Internasional melalui Partnership Meeting dengan University of Seville (Spanyol)

Jurusan Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian Universitas Lampung (Unila) ikut berpartisipasi aktif dalam Partnership Meeting strategis yang diselenggarakan antara Universitas Lampung dan University of Seville, Spanyol, pada Selasa, 24 Februari 2026. Pertemuan ini merupakan langkah penting dalam memperkuat jaringan kerja sama akademik dan riset internasional yang telah terjalin melalui program HARVEST Erasmus+, khususnya dalam isu pertanian dan pangan berkelanjutan di era tantangan perubahan iklim dan keamanan pangan global.

Pertemuan dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Unila, Prof. Dr. Ayi Ahadiat, S.E., M.B.A. Dalam sambutannya, Prof. Ayi menegaskan bahwa kemitraan akademik global bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan strategis dalam menghadapi tantangan global, khususnya isu pertanian, pangan, dan lingkungan.

Dalam pertemuan tersebut, Jurusan Agronomi dan Hortikultura diwakili oleh Prof. Dr. Ir. Tumiar Katarina B. Manik, M.Sc., Prof. Dr. Ir. Paul B. Timotiwu, M.S., Rani Yosilia, S.P., M.App.Sc., dan Husna Fii Karisma Jannah, S.P., M.P. sebagai bagian dari delegasi Unila yang membawa perspektif agronomi dan pertanian berkelanjutan ke tingkat diskusi internasional. Mereka aktif terlibat dalam dialog yang membahas berbagai pendekatan inovatif dalam mengatasi tantangan produktivitas pertanian, ketahanan pangan, serta adaptasi terhadap perubahan iklim.

Koordinator Konsorsium HARVEST dari University of Seville, Prof. Miguel Ángel Martín López, dalam paparannya menekankan arah strategis program HARVEST untuk periode 2025–2027, yang dimulai dari pemetaan praktik berkelanjutan hingga tahap pengembangan micro-courses, micro-credentials, dan Student Innovation Hubs yang akan mendukung peningkatan kapasitas akademik dan inovasi di bidang pertanian yang direncanakan bahwa program ini akan dilaksanakan secara hybrid dan lintas disiplin. Sebagai bagian dari upaya kolaboratif tersebut, pertemuan ini juga menandai peluncuran Capacity Building and Training Programme (CBTP) yang akan menjadi platform pengembangan kompetensi dosen, mahasiswa, dan tenaga pendukung untuk memperkuat riset dan inovasi pertanian

Melalui kerja sama ini, Jurusan Agronomi dan Hortikultura Unila menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas pendidikan, riset, dan kontribusi terhadap pertanian yang berkelanjutan, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga dalam kerangka kolaborasi global. Pertemuan ini membuka peluang nyata bagi civitas akademika untuk memperluas jejaring internasional serta berkontribusi dalam upaya bersama menghadapi tantangan sistem pangan di masa depan.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Social Share Buttons and Icons powered by Ultimatelysocial